Oleh : Dinda Kameswara
Palu- Dimasa pandemi Covid-19 yang mewabah dapat berdampak pada ancaman krisis pangan. banyak di kalangan mahasiswa dan masyarakat awam yang belum sadar dalam beradaptasi di lingkungan sosialnya yang baru tanpa memperhatikan lahan pekarang sebagai wadah dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. padahal dalam pemanfaatan pekarangan sebagai wadah penanaman tanaman hortikultura dapat menunjang kebutuhan kunsumsi sehari-hari.
Pengoptimalisasi lahan pekarangan di masa Pandemi Covid-19 merupakan langkah awal untuk pengembangan kawasan penataan kota salah satu contohnya budidaya ikan yang mengintegrasikan budidaya ikan dan pertanian (aquaponik).
Selain itu optimalisasi pemanfatan lahan pekarangan dapat mendorong pemenuhan kebutuhan Gizi dan Pangan baik Mahasiswa maupun masyarakat di lingkungan RT RW dan Kelurahan.
Selain dapat memenuhi kebutuhan Pangan da Gizi, pemanfaatan pekarangan rumah dapat mendorong terbentuknya Pertanian perkotaan dalam kata lain Urban Farming dan juga termasuk dalam kategori Famili Farming (tanaman pada lahan usaha di pekarangan rumah).
Menurut Kepala Badang Ketahanan Pangan Agung Hendriadi dalam kegiatan Pekarangan Lestari (P2L), Pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya memenuhi kebutuhan Gizi dan Pangan rumah tangga saja tapi juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dan dapat juga meningkatkan pendapatan rumah tangga di masa pandemi apabila di kelola dengan baik.
Pemanfaatan pekarangan merupakan hal yang mudah di lakukan jika di kerjakan secara optimal contohnya seperti penggunaan sampah plastik (Botol bekas, Aqua Gelal, Kaleng cat, jergen dan lain lain) dan pemanfaatan limbah rumah tangga (Sampah Organik) untuk di jadikan pupuk sebagai media tanam.
Untuk itu, di harapkan dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, pemanfaatan lahan pekarangan perlu di kembangkan di kawasan RT, RW dan kelurahan. dengan pengotimalan kawasan lahan pekarangan dapat mendorong kawasan pertanian perkotaan yang menjasi sumber kebutuhan gizi dan pangan serta sebagai sumber penghasilan keluarga.

Komentar
Posting Komentar